Rabu, 05 Juni 2013

Tips Puasa Dan Kehamilan

Posted Rabu, 05 Juni 2013 by Admin


Puasa merupakan kewajiban setiap muslim. Bagi wanita hamil, bulan ramadan seringkali menimbulkan berbagai pertanyaan seputar kewajiban ibadah puasa, misalnya apakah menjalankan puasa aman untuk mereka, dan apa saja bahaya yang mungkin timbul pada wanita hamil yang berpuasa. Berikut beberapa hal yang harus anda ketahui tentang puasa dan kehamilan.
Amankah puasa bagi kehamilan
Belum ada jawaban yang pasti apakah puasa aman bagi wanita hamil, namun belum ada juga penelitian yang menyatakan bahwa puasa berbahaya bagi kehamilan. Berikut beberapa study tentang pengaruh puasa saat hamil:
  • tidak ada pengaruh antara berat tubuh bayi saat lahir antara wanita yang berpuasa saat hamil dan mereka yang tidak berpuasa (Arab 2001, Cross 1990, Mirghani 2006).
  • puasa tidak mempengaruhi potensi IQ pada bayi yang anda kandung (Azizi et al 2004, Dikensoy 2008).
  • Meski selama puasa wanita hamil mengalami perubahan terhadap keseimbangan kimia dalam darahnya, namun hal tersebut tidak membahayakan ibu dan janin yang dikandungnya, bahkan sama sekali tidak mempengaruhi berat janin yang dilahirkannya  (Dickensoy 2009).
Kebutuhan nutrisi janin dalam kandungan bisa terpenuhi jika anda memiliki simpanan energi yang cukup ditubuh. Ingat, hanya anda yang paling tahu kondisi tubuh anda. Jika anda merasa cukup kuat dan sehat untuk berpuasa saat hamil, khusus nya pada trisemester pertama kehamilan, maka anda bisa melakukannya. Namun jika anda tidak yakin pada kondisi kesehatan dan kehamilan anda,  Islam memperbolehkan wanita hamil untuk tidak berpuasa atau menunda puasa sampai ia melahirkan kelak.
Persiapan sebelum puasa
Sebelum melaksanakan ibadah puasa disarankan bagi wanita hamil untuk mempersiapkan kondisi fisik dan mentalnya agar anda bisa menjalankan ibadah puasa dengan ringan. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan oleh wanita hamil sebelum berpuasa:
  • Konsultasikan pada dokter kandungan anda tentang kondisi kesehatan anda dan janin, apakah kondisi kesehatan anda cukup kuat untuk berpuasa, apakah kemungkinan terjadi komplikasi seperti anemia dan diabetes selama anda berpuasa, dan sebagainya.
  • Dibeberapa negara jam kerja saat bulan puasa biasanya lebih singkat, jika anda  tidak mendapatkan hal tersebut dan anda membutuhkan nya, anda bisa meminta ijin dengan atasan anda untuk mendapatkan keringanan jam kerja.
  • Perhatikan kebutuhan nutrisi harian anda dan janin.
  • Buatlah jadwal makanan harian, agar anda tahu makanan dan minuman apa yang lebih anda butuhkan saat puasa.
  • Persiapkan segala sesuatu seperti belanja bulanan, dan belanja selabarn sebelum puasa.
Menu puasa untuk ibu hamil
Saat sahur dan berbuka pastikan anda memperoleh makanan dan nutrisi yang cukup bagi anda dan janin. Pilihlah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti gandum dan sereal, agar anda tidak mudah lapar. Selain itu pilihlah makanan yang kaya serat seperti buah dan sayuran yang membantu anda terhindar dari konstipasi. Berikut beberapa jenis makanan yag harus anda perhatikan:
  • Hindari makanan yang mengandung kadar gula yang tinggi yang bisa meningkatkan kadar gula dalam darah. Namun pastikan juga anda tidak kekurangan zat gula yang membuat kadar gula anda turun dan menyebabkan anda pusing dan sakit kepala.
  • Hindari makanan yang tinggi kandungan lemaknya.
  • Pastikan anda mendapat asupan protein yang cukup dari kacang-kacangan, daging, dan telur. Protein ini lah yang membantu pertumbuhan janin anda.
  • Minum air yang cukup saat malam, hindari mengkonsumsi minuman berkafein yang justru menghisap air ditubuh anda dan menyebabkan dehidrasi, terutama jika cuaca sedang panas.
Tanda-tanda bahaya 
Meski anda merasa cukup kuat berpuasa, namun ada beberapa tanda yang harus anda perhatikan saat menjalankan puasa kala hamil yatu:
  • Bayi anda tidak bergerak, atau gerakannya tidak seaktif biasanya.
  • Anda banyak kehilangan berat badan.
  • Anda merasa sangat haus dan urin anda berwarna gelap dan berbau tajam yang menandakan bahwa anda mengalami dehidrasi.
  • Anda mengalami kontraksi pada rahim.
  • Anda merasa pusing, nyeri dan lelah, bahkan saat anda baru saja beristirahat.
  • Anda mengalami sakit kepala atau demam.
  • Anda merasa mual dan muntah.
Agar puasa lebih ringan
Agar puasa yang anda jalani terasa lebih ringan, berikut beberapa hal yang bisa membantu anda:
  • Berusahalah untuk tetap tenang dan hindari stres. Perubahan pola makan pada wanita hamil biasanya menimbulkan stres, bahkan sebuah studi mengungkapkan bahwa wanita yang berpuasa mengalami peningkatan hormon stres dan cortisol. Jadi upayakan anda tetap tenang mengahdapi perubahan tersebut.
  • Berusaha untuk menjalankan aktifitas dengan lebih tenang, dan jangan ragu menerima bantuan orang lain.
  • Mintalah saran dari ibu, teman, atau keluarga lainnya tentang puasa saat hamil.
  • Jagalah kondisi tubuh agar terhindar dari dehidrasi yang membahayakan bayi anda.
  • Selalu sediakan waktu untuk istirahat.
  • Hindari berpergian jauh atau membawa benda berat.
  • Usahakan seminimal mungkin melakukan pekarjaan rumah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar